Postingan

UJIAN TENGAH SEMESTER PENGANTAR ILMU FARMASI

1. Jelasakan dengan memberikan sekurang-kurangnya tiga contoh perbedaan mendasar pendekatan                pengobatan yang dilakukan pada zaman sebelum masehi dengan pendekatan modern saat ini!      JAWABAN NO.1 2. Jelasakan sekurang kurangnya 5 kompetensi yang saling berkaitan satu sama lain sebagai lulusan              sarjana farmasi dan berikan contoh kasus yang menggambarkan anda mengusai kelima kompetensi         tersebut!      JAWABAN NO.2 3. Jelaskan dengan lengkap prinsip dan teknik pemberian obat dengan memberikan sekurang kurangnya     3  contoh spesifik obatnya!      JAWABAN NO.3   4. Jelaskan dengan memberikan 1 contoh mekanisme dasar kerja obat!      JAWABAN NO.4      5. Jelaskan dengan memberikan masing masing 1 contoh meracik bahan obat menjadi sedian galenik  ...

Bentuk Bentuk Sedian Farmasi dan Metode Pemberian obat

      Metode pemberian obat salah satunya dengan cara oral, obat yang diberikan secara oral dapat berupa cairan, kapsul, tablet, atau tablet kunyah. Obat yang diberikan dengan cara oral biasanya lebih nyaman dan lebih sering digunakan. Namun, obat yang diberikan secara oral biasanya lebih lambat penyerapannya dibandingkan obat dengan rute yang melalui pembuluh darah, karena obat dengan rute oral ini bergerak melalui saluran pencernan terlebih dahulu. Untuk obat diberikan secara oral, penyerapan atau absorpsi terjadi mulai di mulut dan lambung. Namun, sebagian besar obat biasanya diserap di usus kecil. Obat melewati dinding usus dan perjalanan ke hati sebelum diangkut melalui aliran darah ke situs target. Dinding usus dan hati secara kimiawi memetabolisme banyak obat, mengurangi jumlah obatyang mencapai aliran darah. Akibatnya, ketika obat yang sama diberikan secara suntikan, biasanya diberikan dalam dosis yng lebih kecil untuk menghasilkan efek yang sama

Pengolongan Obat Berdasarkan Keamanan, Cara Pemakaian, Sumber dan Asal Takaran Obat (dosis)

           Obat analegesik merupakan obat untuk mrnghilangkan rasa nyeri  pada tubuh. Obat ini bekerja dengan mengurangi peradangan atau mengubah presepsi otak dalam memproses rasa sakit. Analgesik dapat digunakan melalui beberapa cara yaitu dimunim (berbentuk tablet, larutan dan kapsul), dioes (berbentuk gel atau salep), dan dimasukan ke dalam tubuh melalui lubang anus (supositoria). Dosis dan aturan pakai analgesik tergantung pada jenis obat dan kondisi medis yang ditangani. Pada dasarnya harus diseuaikan dengan resep dan anjuran. Namun, terdapat beberapa jenis obat analgesik berdosis rendah yang tersedia di apotek dan resep bebas, tapi pengunaannya tetap harus disesuaikan dengan petunjuk yang tertera pada kemasan.          Contohnya pada obat ibuprofen yang memiliki analgetik-antipiretik bekerja dengan mengurangi hormon yang menyebabkan inflamasi dan nyeri pada tubuh. Aktifitas analgesik (penahan rasa sakit) ibuprofen bekerj...

Meracik Bahan Obat Menjadi Sediaan Galenik

 Infusa           Infusa merupakan sedian cair yang dibuat dengan mengekstraksi atau menyari simplisia nabati dengan air pada suhu 90 derajat celcius selama 15 menit. Diaduk setelah itu diangkat dan dilakukan penyarian dalam keadaan panas. Biasanya infusa dibuat dengan manyari simplisia lunak seperti daun dan bunga Dekokta          Dekokta merupakan sedian cair yang dibuat dengan menyari simplisia dengan air pada suhu 90 derajat celsius selama 30 menit. Dekokta adalah proses penyarian yang umumnya digunakan untuk menyari zat kandungan aktif yang larut dalam air dari bahan bahan nabati. Biasanya dekokta dibuat dengan bahan simplisia keras seperti kulit kayu, akar, kayu, batang , dan biji. Tingtur          Tingtur merupakan sari (ekstrak) simplisia nabati atau hewani yang kering, dengan zat cair yang mengandung etanol. Protein yang terdapat dalam simplisia tidak larut dalam cairan yang mengandung etanol s...

Mekanisme Dasar Kerja Obat

              Farmakologi merupakan ilmu yang mempelajari obat dan cara kerjanya pada sistem biologis. Farmakologi mempelajari bagaimana suatu bahan kimia atau obat berinteraksi dengan sistem biologis, khususnya farmakologi memepelajari reaksi obat yang terjadi di dalam tubuh.                Ada beberapa tahapan dasar perjalanan obat yang terjadi dalam tubuh, antara lain: Absorbsi (penyerapan obat), dari berbagai rute pemberian obat diserap diserap ke dlam sirkulasi tubuh Distribusi, aliran darah akan membawa obat obatan ke seluruh tubuh Metabolisme, setelah obat didistribusikan ke seluruh tubuh, obat akan pecah atau termetabolisme di hati Eksreri, obat keluar melalui urine atau feses, bisa juga melalui keringat

Prinsip Pemberian Obat dan Cara Pemberian Obat

             Prinsip yang diperlukan pada pemberian obat, yaitu antara lain:  Ketepatan pasien  Obat yang tepat  Dosis yang benar  Rute pemberian obat yang tepat  Waktu pemberian obat yang tepat               Tanggung jawab seorang apoteker, antara lain: Pengetahuan dan pemahaman mengenai obat obatan Pemberian obat yang tepat Kepatuhan pasien dan keberhasilan farmakoterapi Pemesanan obat yang tepat serta penyampaian jadwal dan waktu Sistem pengukuran               Sebagai seorang apoteker, bertangung jawab untuk membuat pasien sadar dan mengetahui penyakit yang didapnya sehinga pasien bisa mengetahui apa yang harus dihindari agar tidak memperparah penyakitnya dan apa yang harus dilakukan pasien untuk mendukung proses penyembuhannya. Apoteker juga bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan dosis obat, cara pemakaian obat, waktu dan jadwal pemakaian ob...
organisation and management skills